Jangan Anggap Remeh Usaha Toko Klontongan: Banyak yang Kaya!

Toko klontongan adalah sejenis usaha jual beli barang kebutuhan rumah tangga sehari-hari, seperti beras, gula, susu, kopi, teh dan lain sebagainya. Selain kebutuhan pokok, toko kelontong juga terkadang menyediakan barang dagangan lain seperti gelas, lap, payung, sandal dan mainan anak-anak. Terkadang kita menganggap remeh usaha toko kelontongan yang ada di sekitar rumah.

Hal ini wajar saja karena pada umumnya orang-orang menilai hanya dari tampilan fisik semata yang melihat toko kelontong hanya toko kecil yang menjual keperluan sehari-hari. Namun siapa sangka toko yang dianggap remeh dan kecil ini ternyata dapat menjadi sumber penghasilan tetap dan menambah pundi-pundi tabungan Anda. Yuk, cek info berikut.


Analisa Usaha Toko Klontongan

Jangan sepelekan usaha toko klontongan. Untuk mengetahui lebih lanjut, sebaiknya cek dulu analisa usaha toko klontongan berikut ini.

1. Pelanggan yang keluar masuk

Toko klontongan merupakan toko di mana pelanggan yang datang akan keluar dan masuk toko dengan cepat. Hal ini tidak berhenti pada satu pelanggan. Kebutuhan sehari-hari seperti gula, kopi, teh, dan beras merupakan hal yang wajib ada dalam rumah. Keperluan rumah tangga seperti ini akan habis dalam jangka waktu yang cepat. Itulah mengapa mendirikan toko klontongan di daerah padat penduduk sangat tepat. Pelanggan akan dengan cepat memperoleh barang kebutuhan mereka dan pelaku usaha akan lebih cepat mendapatkan keuntungan.

2. Perputaran barang dengan cepat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, barang dagangan dalam toko klontongan merupakan bahan atau keperluan sehari-hari yang sudah pasti cepat habis. Meskipun keuntungan yang diambil tidak banyak namun karena perputarannya cepat, maka dalam waktu singkat keuntungan juga lebih banyak. Ambillah contoh beras 1 kg yang dibeli dengan harga Rp 9.000 dan dijual dengan harga Rp 10.000.

Keuntungan per kilonya adalah Rp 1000. Jika Anda memiliki paling tidak 10 orang tetangga yang berbelanja, paling tidak keuntungan Anda dari beras Rp 10.000. Jika beras 1 kg habis dalam waktu 1 hari, bukankah setiap hari mereka membeli beras? Itu untuk beras saja, belum lagi keuntungan dari barang lainnya.

3. Harga Grosiran memberikan keuntungan lebih banyak

Jika Anda membeli barang dari pusat grosir dalam jumlah tertentu, Anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan toko biasa. Hal ini tentu saja akan mendatangkan keuntungan yang lebih banyak lagi.

Memang toko klontongan terbilang unit usaha yang kecil, namun jika melihat perputaran barang dan keuntungan kontinyunya, Anda akan dapat merasakan potensi sumber penghasilan dalam jangka waktu yang panjang. Jadi, jangan menganggap remeh usaha kecil yang bisa meraup keuntungan banyak ini. Bahkan, bisa membuat pemiliknya menjadi kaya raya seiring dengan semakin besarnya toko klontong tersebut.